Penyakit Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. TBC menular dapat menyebar melalui udara ketika seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dampak dan risiko kesehatan yang perlu diwaspadai terkait dengan penyakit ini.
Menurut dr. Adi Utarini, seorang pakar kesehatan masyarakat dari Universitas Gadjah Mada, TBC menular dapat mengancam kesehatan masyarakat secara keseluruhan. “TBC masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Jumlah penderita TBC yang menular terus meningkat setiap tahunnya,” ujarnya.
Dampak dari TBC menular tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan mental dan sosial seseorang. Menurut data dari Kementerian Kesehatan, penderita TBC sering kali mengalami stigmatisasi dan diskriminasi, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka.
Selain itu, risiko kesehatan yang perlu diwaspadai terkait dengan TBC menular adalah penyebaran bakteri ke orang lain di sekitar kita. Menurut dr. Siti Nadia Tarmizi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, “Penderita TBC yang tidak segera diobati dapat menjadi sumber penularan bagi orang lain di sekitarnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk segera mengobati TBC agar tidak menularkan penyakit ini kepada orang lain.”
Untuk mengatasi dampak dan risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh TBC menular, langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan melakukan deteksi dini, pengobatan yang tepat dan teratur, serta menghindari kontak langsung dengan penderita TBC. “Pencegahan adalah kunci utama dalam mengendalikan penyebaran TBC,” tambah dr. Adi Utarini.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang dampak dan risiko kesehatan yang perlu diwaspadai terkait dengan TBC menular, diharapkan kita semua dapat bersama-sama melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ini. Jaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar, serta segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika mengalami gejala yang mencurigakan terkait dengan TBC. Semoga kita semua terhindar dari penyakit ini dan tetap sehat selalu.